Cara Mudah Menulis

Nggak sekali dua kali, sering deh, saya mendapati pertanyaan serupa,”Bagaimana sih caranya nulis?” melalui inbox facebook saya. Kalau sudah mendapatkan pertanyaan itu, awalnya saya garuk-garuk kepala dulu. Bagaimana ya, pengalaman saya selama ini kalau menulis mah, nulis aja. Hajar bleh! Nggak pakai teori-teorian segala macam. Tetap siii, baca-baca buku tentang menulis, tapi ketika saya mulai menulis, lupakan semua teori itu. Karena ketika menulis, lalu sedikit-sedikit ingat teori, yang ada menulisnya kejeduk-jeduk, alias nggak lancar, alias mandeg, karena takut salah.

Nah, itu dia kata kuncinya. Kenapa orang merasa susah untuk menulis? Karena mereka takut salah! Karena sudah takut duluan, nggak kelar-kelar deh itu tulisan. Kalau ala jadoel neh, inget di film-film, kertas lecek berserakan di lantai, karena baru nulis sekata dua kata, langsung dilecekin kertasnys, dilempar ke lantai atau tong sampah. Kalau zaman sekarang sih, main delete kali ya hehehe. Secara sudah pakai komputer gitu, loh.

Lantas bagaimana dong, cara mudah menulis? hadooh… masih nanya jugak?! Ya wis, sini saya kasih tips mudah menulis ala saya.

1. Yang jelas niat dulu mau nulis apa. Misalnya mau nulis diari, nulis cerpen, nulis artikel, de el el… segala sesuatu diawali dari niat bukan?

2. Kalau sudah jelas apa yang mau ditulis, tahap selanjutnya ada dua cara nih:

a. Langsung tulis saja yang ada dalam pikiranmu. Nggak usah kebanyakan mikir deh, tulis saja yang kamu tahu dan mau             ditulis

b. Buat kerangka. Mudahnya sih, dibuat dulu poin-poin apa yang ingin ditulis. Nanti tinggal dikembangkan

3. Jangan banyak takut. Maksudnya kalau menulis ya tulis saja, jangan dibatasi dengan segala ketakutan: takut salah, takut         alurnya ngaco, takut tulisannya jelek. Itu semua jangan dipikirin dulu, pokoke nulisss!!!

4. Editing. Nah, ini dia loh alasan saya bilang di poin ketiga tadi, kalau nulis ya nulis aja. Karena setelah selesai menulis kan     ada tahapan editing. Begitu tulisan itu selesai, baca lagi deh dari awal. Di situ baru kita akan menemukan typo atau kesalahan     tulis, memperbaiki alur, membenahi gaya bahasa, EYDnya dibenerin, dan sebagainya. Kalau nggak yakin, bisa minta bantuan     editor profesional (kayak saya hihihi)

5. Minta teman baca tulisanmu. Biar dia bisa memberikan saran dan kritik terhadap hasil karyamu.

Nah… Mudah bukan?

Sumber gambar: https://ealifes.wordpress.com/2011/05/06/tips-menulis-artikel-yang-baik/

Advertisements

Next Newer Entries

Categories

tweets

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.